Dalam proses pembelajaran peran guru sangat penting dalam membantu menumbuhkan karakter dari peserta didik. Pendidikan tidak hanya berbicara tentang akademik saja, namun perlu memperhatikan karakter untuk menciptakan peserta didik yang berkualitas. Pendidikan karakter dapat dimulai sejak dini melalui pembiasaan dan keteladanan sehari-hari. Oleh karena itu, memberikan edukasi mengenai pertumbuhan karakter menjadi salah satu cara untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul dan kompetitif.
Karakter adalah tingkah laku yang melekat kepada individu. Karakter mengacu kepada nilai dan sikap yang mempengaruhi perilaku siswa serta interaksinya dengan lingkungan dan orang lain. Karakter mencerminkan etika dan identitas pribadi siswa. Sifat ini dapat menyikapi dalam berbagai tindakan dan keputusan di dalam beragamnya situasi.
Pembentukan Karakter adalah proses yang panjang dan berkelanjutan dimulai dari sedini mungkin. Proses pembentukan karakter ini melibatkan interaksi antara faktor internal dan eksternal yang membentuk sikap dan nilai dari siswa. Beberapa cara dalam membentuk karakter sebagai berikut:
Peran guru dalam membentuk karakter siswa adalah salah satu aspek penting dalam Pendidikan. Guru bukan hanya mengajar mata pelajaran, namun juga berperan sebagai pembimbing moral bagi peserta didik. Tindakan dan perilaku guru dapat menjadi contoh bagi peserta didik dalam membentuk sikap dan perilaku mereka. Berikut ini beberapa strategi dalam membantu menumbuhkan dan membentuk karakter siswa:
Pendidikan karakter muncul sebagai kunci dalam membentuk generasi penerus bangsa yang unggul dan kompetitif. Karakter menjadi cerminan tingkah laku, nilai, dan sikap melekat pada individu, memengaruhi cara siswa berinteraksi dengan dunia sekitarnya. Pembentukan karakter juga menjadi proses panjang yang dimulai sejak dini. Karakter yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal saling berinteraksi dalam membentuk sikap dan nilai siswa. Guru lebih dari sekadar pendidik, Hal ini memberikan contoh nyata bagi siswa dalam membentuk perilaku dan karakter mereka. Dengan demikian, pendidikan karakter bukan hanya tentang membentuk pengetahuan, tetapi juga membina etika, sikap positif, dan keterampilan sosial, mendorong lahirnya generasi penerus yang memiliki karakter kokoh, bertanggung jawab, dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat.